Palang Merah Remaja (PMR)

 

 
Selayang pandang tentang PMR
   
 

Palang Merah Remaja (PMR) SMA Negeri 1 Peunaron telah berdiri sejak akhir tahun 2007 dengan pembinanya bapak Carba,S.Pd. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengembangkan minat dan bakat siswa yang memiliki jiwa sosial tinggi terhadap sesama.

   
  Dengan adanya PMR diharapkan siswa/siswi memiliki jiwa sosial yang tinggi dan mampu mencurahkan energinya untuk memberikan yang terbaik pada masyarakat. Serta dengan adanya PMR diharapkan dapat mengurangi kenakalan remaja dan tindak perilaku negatif remaja seperti seks bebas, narkoba dll.
 
  PMR merupakan kegiatan yang menyenangkan karena banyak kegiatan yang berupa game dan outbond traning yang dapat melatih ketangkasan siswa, sehingga kegiatan ini merupakan kegiatan ekstrakuler yang paling banyak diminati oleh siswa, kurang lebih 45% siswa di SMA Negeri 1 Peunaron mengikuti kegiatan ini.
   
  Memang akhir-akhir ini banyak masukan dari masyrakat tentang kegiatan PMR ini, terutama dalam pelaksanaan kegiatan PMR agar sesuai dengan syariat Islami, artinya harus ada pemisahan yang tegas antara peserta putri dan putra dalam pelaksanaan kegaitan outbond training dan malam inagurasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. meskipun masukan ini belum bisa dilakukan tetapi PMR akan terus berusaha untuk mendidik moral anggotanya agar memiliki jiwa yang religius, memiliki sopan santun terhadap sesama serta patuh dan taat terhadap semua peraturan-peraturan yang berlaku di negeri ini. Mudahan-mudahan kegiatan ini bisa membawa nama baik SMA Negeri 1 Peunaron dan bisa bermanfaat bagi anggotanya.
   
   
 

GALERI KEGIATAN PALANG MERAH REMAJA (PMR) Unit 02

SMA 1 NEGERI PEUNARON KABUPATEN ACEH TIMUR

 

Di SMA peunaron telah di adakan kegiatan acara seminar yang di adakan oleh PMR UNIT 02 yang  di ikuti oleh puluhan orang yang terdiri dari : kepolisian, Masarakat Pmi Aceh, Sekolah, Pukesmas dan  PMR UNIT 02.

Dalam forum, Kepolisian membahas tentang NARKOBA

Karena  narkoba sering di gunakan oleh kalangan pelajar dan masarakat Karena  masih banyak orang orang masarakat maupun pelajar   yang menggunakan Narkoba dan sejenis nya

 Kepolisian menghimbau kepada siapa saja yang menemukan orang orang yang menggunakan obat telarang itu harap melaporkan nya ke kepolisian. Masarakat sangaat setujun atas kegiatan yang di lakukan  PMR UNIT 02 untuk mengadakan sosialisasi tentang bagai mana mengatasi orang yang kecanduan narkoba,,,,,,,,,,,,!

 

Ketua PMR UNIT 02 melakukan pengarahan kepada anggota nya agar melakukan kegiatan tidak salah bertindak dalam menolong orang .dan menjadi relawan utuk membantu orang tanpa membeda bedakan .dalam menolonfg orang ada yang perlu di lakukan oleh penolong yaitu memberikan kenyamanan kepada si penderita  dan terutama sekali yang di perhatika  adalah keselamatan si penolong itu sendiri

 

GALERI LATIHAN PMR : SIMULASI KORBAN KECELAKAAN:

   

 

Beberapa orang angota PMR melakukan pelatihan korban kecelakaan untuk membantu rumah sakit saat di perlukan, mereka melakukan simolasi ditempat SMA N1 PEUNARON dan di latih oleh anggota palang merah pada hari kamis,(18/9) mereka dan sejumlah rekan lain nya menjadi tim suka relawan untuk daerah nya,

  

 

 

Tim palang merah aceh timur mengontrol pelatihan tentang pertolongan pertama pada korban kecelakaan jatuh dari pohon dan meng akibat kan salah satu kaki nya patah dan harus di bidai saaat membida mereka mendapat pengawsan oleh anggota palang merah aceh timur 

 

 

Pada hari sabtu,(20/9) anggota PMI aceh timur sedang mengecek hasil latihan memidai korban yang kaki nya patah akibat terjatuh dari pohon ,merekaberhasil melakukan pelatihan membidai kaki patah,dengan keberhasilan pelatihan itu mereka sudah siap untuk  di perlukan setiap saat. Mweika sering di butuh kan oleh rumah sakit terdekat untuk menganalisa lapangan

 

Semua anggota melakukan pelatihan kegiatan PMR untuk mengasah kemampuan untuk mengikuti beberapa pertandingan di beberapa daerah terutama peletihsn PP(pertolongan pertama) yang terkait dalam pelatihan ini antara lain :  pmi cabang aceh timur . dan di ikut sertakan juga PMR dari unit lain. Untuk melakukan pelatihan  gabungan (lagap) dan ini dilaksanakan pada tanggal (8/3) selama tiga hari 2 malam.

 

Diantara hutan yang rindang kami dan teman2 melakukan pelatihan angakat tandu untuk orang yang memerlukan , banyak kendala yang kami alami saat melakukan pelatihan mengangkat tandu yaitu banyak nya tempat berlobang ,perbukitan dan cuaca yang sangat begitu panas dan kami tidak sendirian kimi juga di pantau oleh kaka Pembina .tapi walau cuaca tidak mendukung kami semua tadak ada yang menyerah untuk bias mencapai tujuan yang kami ingin kan selama ini ,  yaitu keinginan kami semua tidak jauh berbeda hanya satu yaitu ingin mengabdi di tanah ibu pertiwi dengan cara menjadi relawan untuk menolong orang yang membutuhkan , menjadi relawan adalah sikap yang harus kita jaga dan kita harus yakin juga karma tanpa keyakinan yang tinggi itu kita tidak bias mencapai yang kita ingin kan …